en | es | fr
international fellowship of evangelical students
nouvelles

francophone africa: kebenaran dan rekonsiliasi

Tolong doakan Zénon dalam kepemimpinannya di UGBB Burundi.
Tolong doakan Zénon dalam kepemimpinannya di UGBB Burundi.
Ketegangan antara minoritas Tutsi yang dominan dengan mayoritas Hutu telah mewarnai Burundi sejak awal 1960-an ketika negara ini merdeka. Kekerasan etnis di pertengahan 1990-an diperkirakan menewaskan 300.000 orang. Negara ini perlu membangun kembali ekonominya dan memahami kembali makna kesatuan bangsa.

Zénon Ndayegamiye memimpin UGBB (persekutuan mahasiswa IFES di Burundi). Disini dia membagikan beberapa hal dimana ketegangan etnis telah berdampak pada UGBB dan bagaimana para mahasiswa meresponinya.

'Di saat-saat tersulit – ketika orang Hutu mengejar orang-orang Tutsi dan orang-orang Tutsi mengejar orang-orang Hutu – mahasiswa UGBB memutuskan untuk tetap berdiri bersama. Mereka berbagi kamar, tinggal bersama di kantin, saling membela satu sama lain. Suatu hari, beberapa anggota UGBB dipukuli hingga babak belur. Beberapa orang kehilangan nyawanya dan mendahului kami ke sorga akibat konflik ini.

'Beberapa orang memuji UGBB. Kepala universitas menyediakan bus untuk membantu mereka berangkat ke gereja. Seorang profesor lainnya mengatakan: "Jangan terintimidasi. Saya dapat melihat kontribusi positif yang telah kalian buat dalam memperbaiki hidup para mahasiswa di kampus."

'Sejak saat itu, UGBB telah menyuarakan perdamaian lewat kata dan tindakan. Beberapa alumni UGBB membentuk NGO dengan tujuan untuk mendamaikan orang-orang Burundi. Saat ini UGBB mengadakan even untuk memberi ruang berdiskusi tentang perdamaian bagi alumni dan mahasiswa. Tujuannya adalah untuk menjangkau isu-isu tersebut dengan lebih baik sehingga kami dapat membuat rekomendasi dan berkomitmen untuk membantu orang-orang Burundi memulai kembali hidup bersama dengan dasar yang baru.

'Kami ingin menguatkan para korban untuk menerima rasa sakit dan bukannya menyimpannya dengan kepahitan dan kemarahan. Kami ingin Burundi memperjelas sejarah sehingga seluruh penduduk tahu apa yang sesungguhnya terjadi. Kami ingin menguatkan para mahasiswa kami untuk menjadi orang Burundi yang meninggalkan budaya kebohongan dan membudayakan kebenaran, pengampunan dan rekonsiliasi.'



Publiée: jeudi 01 octobre 2009
Région: afrique francophone
Pays: Burundi

This news is also available in: Anglais Français Espagnol Allemand
This news was translated by Eddy Sitepu using the IFES news application within Facebook.
» cet commentaire sur cet article a 0 commentaire
» commentaire sur cet article
caribbean
central europe
east asia
epsa
eurasia
francophone africa
latin america
middle east and north africa
north america
south asia
south pacific
western europe
turn regional highlighting off


 
© 2010 IFES, a UK charity no 247919 and a limited company, incorporated in London no 876229.
L'IFES est une organisation déclarée en Suisse.